Kesimpulan pembahasan :
- Rumus IF bisa digunakan untuk berbagai macam pengolahan data
- IF perlu digabungkan dengan ISTEXT atau ISNONTEXT supaya hasilnya bisa diubah sesuai dengan keinginan kita
- Rumus IF untuk mendeteksi apakah Cell berisi teks atau angka : =IF(ISTEXT(A4);”Teks / Huruf”;”Angka”)
Mengolah data dalam Excel memang bisa berbagai macam jenisnya. Meskipun secara umum kita bis asebut 2 data saja yaitu angka atau teks. Bagian yang paling menarik adalah kita bisa mendeteksi apakah dalam sebuah Cell berisi data yang berbentuk angka atau teks. Ada beberapa cara yang bisa digunakan dan satu diantaranya adalah dengan menggunakan rumus IF.
Mendeteksi Apakah Cell Berisi Angka atau Teks Dengan Rumus IF
Seperti yang sudah disebutkan pada pembahasan sebelumnya bahwa fungsi utama dari rumus IF yaitu untuk menguji sebuah nilai logika. Hasil yang ditampilkan bisa kita atur sesuai dengan kebutuhan. Bagian tersebutlah yang akan kita manfaatkan dengan cara mengubah hasil value TRUE atau FALSE menjadi “Angka” atau “Teks”.
Hanya saja memang pada konsep ini kita tidak hanya menggunakan rumus IF saja. Karena kita akan gabungkan IF dengan satu rumus lain yaitu ISTEXT. Penggabungan dua rumus tersebut tidak akan terlali jauh berbeda dengan rumus lain misalnya Gabungan IF AND yang sudah kita bahas pada pembahasan sebelumnya.
Apakah Pernah Mendengar Rumus ISTEXT ?
Sebelum melanjutkan apakah sudah mengetahui rumus ISTEXT yang akan digunakan ? jika belum mari kita bahas sedikit saja. Dalam Excel rumus ini ada pada kelompok atau kategori Fungsi Informasi. Pada kategori tersebut ada beberapa rumus selain ISTEXT misalnya ISBLANK, ISERROR, ISNUMBER dan lain – lain.
Adapun fungsi dari rumus ISTEXT adalah untuk memeriksa apakah sebua sell berisi teks atau bukan. Sepintas memang dengan rumus ini saja kita sudah bisa menentukan apakah isi dari sebuah sel memang teks atau angka. Tapi hasil yang ditampilkan oleh rumus ini hanya berbentuk TRUE atau FALSE saja. Sehingga jika ingin mengubah teksnya kita perlu menambahkan atau menggabungkan rumus ini dengan IF.
Contoh Kasus Mendeteksi Cell Berisi Teks atau Angka
Sekarang maari kita bahas bagaimana cara menggunakan IF untuk deteksi isi cell. Ada 2 rumus yang akan kita gunakan yaitu IF dan ISTEXT serta IF dan huruf N. Kedua rumus tersebut digunakan untuk mendeteksi isi cell dan IF tentu untuk mengubah hasilnya supaya muncul “Teks” atau “Angka”.
1. Mendeteksi Isi Cell Dengan Rumus IF ISTEXT
Contoh pertama kita akan menampilkan isi cell apakah teks atau angka dengan menggunakan IF serta ISTEXT. Konsep pertama ini rumus ISTEXT akan mendeteksi apakah Cell berisi angka atau teks. Selanjutnya rumus IF akan mengatur apakah hasil yang ditampilkan adalah “Teks” atau “Angka”.
Silahkah perhatikan gambar berikut ini :

Pada gambar diatas terlihat bahwa sudah ada tabel untuk mendeteksi apakah cell berisi angka atau teks. Pad atabel tersebut ditampilkan 2 hasil yaitu pada kolom C serta D. Perbedaan tersebut karena penggunaan rumusnya. Pada kolom C kita hanya menggunakan rumus ISTEXT saja dan rumus yang digunapkan pada Cell tersebut adalah sebagai berikut :
=ISTEXT(A4)
Dengan menggunakan rumus ini maka hasil yang ditampilkan memang hanya value TRUE atau FALSE saja. Jika data yang diketik berbentuk angka maka hasilnya adalah FALSE dan sebaliknya jika data yang diketik berbentuk selain teks maka hasilnya adalah TRUE.
Inilah fungsi dari rumus IF yaitu mengubah hasil TRUE atau FALSE dengan teks tertentu. Rumus yang digunakan pada kolo D untuk mendeteksi apakah data yang diketik berbentuk angka atau teks adalah sebagai berikut :
=IF(ISTEXT(A4);”Teks / Huruf”;”Angka”)
Hasil rumus yang kedua ini memang cukup berbeda dengan rumus pertama. Perhatikan gambar diatas kolom D. Jika data yang diketik berbentuk angka maka hasil yang ditampilkan adalah “Angka”. Sedangkan untuk data yang diketik bukan angka maka hasilnya adalah “Teks / Angka”.
2. Mendeteksi Isi Cell Dengan Huruf N
Cara kedua kita akan mendeteksi apakah isi sebuah Cell adalah angka atau teks dengan menggunakan huruf N. Konsep yang digunakan memang tidak terlali jauh berbeda dengan cara diatas. Hanya saja memang pada cara ini kita tidak menggunakan tambahan rumus ISTEXT.
Silahkan perhatikan gambar berikut ini :

Seperti yang terlihat pada gamba diatas bahwa hasil dari rumus pertama tanpa IF akan menampilkan angka 0 dan sterusnya. Jika hasil tersebut adalah angka 0 (nol) maka artinya isi sebuah cell bukan berbentuk angka. Sedangkan jika hasil yang ditampilkan adalah angka lebih besar dari 0 (nol) maka artinya cell tersebut berisi angka.
Adaun rumus yang digunakan pada kolom D adalah sebegai berikut :
=IF(N(A4)=0;”Teks / Huruf”;”Angka”)
Sepeti yang sudah disebutka diatas bahwa konsep yang digunakan memang mirip dengan pembahasan pertama. Rumus N akan mendeteksi apakah sebuah Cell berisi angka atau bukan. Selanjutnya jika cell berisi angka maka hasilnya adalah angka diatas nol. Rumus IF akan mengubah hasil ini untuk menampilkan teks “Angka”.
Penutup
Gabungan rumus dalam Excel memang menarik untuk dibahas. Banyak konsep yang bisa kita manfaatkan untuk kebutuhan pengolahan data. Mendeteksi apakah sebuah Cell berisi angka atau teks memang rasanya tidak akan terlalu sering kita temuka. Tapi percayala konsep ini bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang bermanfaat suatu saat nanti.
Khusus rumus IF memang banyak digunakan pada pengolahan data termasuk untuk deteksi isi cell. Bahkan masih banyak manfaat lainnya yang sering ditemukan pada pengolahan data. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa kembali pada pembahasan selanjutnya.

