Mewarnai Cell Otomatis

Mewarnai Cell Menggunakan Rumus IF Dalam Excel

Pada beberapa artikel sebelumnya kita sudah bahas bagaimana cara mewarnai huruf secara otomatis menggunakan rumus IF. Lalu, bagaimana jika konsep warna otomatis tersebut kita terapkan pada Cell, apakah urutan serta caranya akan tetap sama atau justru berbeda ?

Mewarnai Cell Menggunakan Rumus IF

Secara umum konsep mewarnai Cell bisa kita bagi kedalam 2 jenis. Pertama secara manual dan kedua otomatis. Jika akan mewarnai Cell secara manual maka tentu caranya dengan menggunakan Fill Color. Menu ini jika akan digunakan bisa melalui Tab Home dan bisa juga melalui Format Cells. Hanya saja cara ini tentu cukup repot karena proses warna pada Cell akan dilakukan satu persatu.

Jika tidak ingin repot maka mari mewarnai Cell dalam Excel secara otomatis. Cara ini akan menggunakan atau menambahkan rumus. Selanjutnya rumus tersebutlah yang nantinya akan mengatur apakah warna otomatis pada Cell akan ditampilkan atau tidak. Adapun rumus yang akan digunakan adalah IF. Jika belum memahami cara penggunaan rumus IF pastikan mempelajarinya terlebih dahulu.

1. Konsep Mewarnai Cell

Pada dasarnya konsep mewarnai otomatis dalam Excel bisa diterapkan pada Cell. Hanya saja tentu ada perbedaan didalamnya. Bedanya ada pada pilihan menu Tab Format. Jika yang akan diwarnai adalah Cell maka pilihan yang perlu kita lakukan adalah Tab Fill. Tab inilah yang nantinya akan menampilkan pilihan warna pada Cell sesuai dengan kebutuhan kita.

Selanjutnya proses warna otomatis pada Cell ini juga memerlukan syarat atau kriteria. Karena syarat atau kriteria inilah yang nantinya digunakan sebagai dasar warna Cell. Jika memang syarat terpenuhi maka warna Cell akan ditampilkan dan sebaliknya jika syarat atau kriteria tidak terpenuhi maka warna Cell tidak akan ditampilkan.

Menariknya, konsep kriteria pada warna otomatis sedikit berbeda dengan kriteria pada rumus IF. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa rumus IF dibagi kedalam tiga jenis sesuai dengan jumlah kriteria yang digunakan. Sebut saja ada IF Tunggal, IF Bertingkat sampai dengan IF Majemuk. Pada warna Cell otomatis konsepnya tidak seperti ini. Tetapi akan tergantung pada berapa jumlah warna yang akan digunakan. Jika hanya 1 warna maka cukup menggunakan 1 rumus saja, jika 2 warna maka perlu 2 rumus dan begitu selanjutnya.

2. Cara Mewarnai Cell

Selanjutnya mari kita bahas bagaimana cara mewarnai Cell dalam Excel dengan menggunakan rumus IF. Untuk contohnya kita akan mewarnai Cell dengan menggunakan kriteria bilangan ganjil atau genap. Dalam Excel sudah tersedia rumusnya yaitu ISEVEN serta ISODD. Selanjutnya untuk warna otomatis kita akan gabungkan rumus tersebut dengan IF.

Silahkan perhatikan gambar berikut ini :

Mewarnai Cell Dengan Rumus IF

Dalam contoh tersebut sudah ada 2 tabel kiri dan kanan. Masing – masing tabel memiliki angka yang sama. Pada kolom disampingnya kita sudah tampilkan apakah angka tersebut termasuk kedalam bilangan ganjil atau genap.

Supaya kita mudah mebedakan mana ganjil dan mana genap kita akan mewarnai Cellnya. Pada tabel sebelah kiri yang diwarnai adalah angka genap sedangkan tanel sebelah kanan yang diwarnai adalah angka ganjil.

Untuk mewarnai Cell angka genap seperti pada tabel sebelah kiri langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Pilih atau blok Cell B4 sampai dengan B9
  2. Klik Tab Home
  3. Klik : Conditional Formatting
  4. Klik : New Rule
  5. Klik : Use a formula to determine which cells to format
  6. Pada kotak ketik rumus : =IF(ISEVEN($A4),1,0)
  7. Klik tombol Format
  8. Klik Tab Fill
  9. Pada kotak Background Color klik warna yang akan digunakan
  10. Klik OK
  11. Klik OK

Sampai dengan langkah terakhir dari urutan diatas maka Cell akan otomatis diwarnai tetapi hanya untuk bilangan genap saja. Jika pada kolom A kita ubah angkanya menjadi bilangan ganjil maka secara otomatis warna cell juga akan berubah menjadi default putih. Warna putih atau warna yang kita pilih akan otomatis muncul sesuai dengan kriteria yang diberikan.

Penutup

Jika memang akan mengubah warna Cell berdasarkan angka ganjil maka langkahnya tetap mirip dengan urutan diatas. Hanya saja rumusnya perlu diganti dengan ISODD selain itu kolom yang digunakan untuk kriteria juga perlu diubah jika posisinya memang sama seperti pada contoh gambar diatas.

Jika seluruh langkahnya bisa diikuti dengan benar maka hasilnya akan sama seperti pada contoh gambar. Jadi, pastikan ini sudah sesuai karena jika ada langkah yang tidak sesuai maka warna Cell tidak akan muncul. Kesalahan pada rumus atau pemilihan sub menu sangat berpengaruh pada hasil yang ditampilkan.

Ade

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *